
Semarang - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum Kementerian Hukum secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 75 Tahun Anggaran 2025, Senin (02/06).
Pembukaan kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom dan dihadiri oleh para pejabat struktural dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Hukum. Tampak Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Delmawati mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Tengah mengikuti pembukaan dari ruang kerjanya.
Dalam sambutan Kepala BPSDM, Gusti Ayu Putu Suwardani menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia sebagai ujung tombak dalam menjawab tantangan bangsa di era transformasi besar, baik secara teknologi, ekonomi, maupun sosial.
“Siapa yang menguasai SDM unggul, dia akan memenangkan masa depan,” tegasnya.
Pernyataan tersebut selaras dengan arahan Presiden dan Wakil Presiden RI dalam Asta Cipta Pembangunan Nasional 2025–2045, di mana penguatan SDM ditempatkan sebagai prioritas nasional pada butir B nomor 4. Fokusnya meliputi sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, hingga penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Pelatihan ini pun disebut sebagai langkah nyata BPSDM Hukum dalam mengimplementasikan arah kebijakan nasional melalui pembangunan SDM unggul.
“Kita sadar, birokrasi yang baik hanya bisa hadir jika pimpinannya adalah pribadi yang berpikir strategis, bertindak cepat, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembekalan teknis, pelatihan ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Saat ini, BPSDM Hukum telah menetapkan perubahan nomenklatur menjadi Kampus Pengayoman Pancasila sebagai bentuk komitmen untuk terus menginternalisasi nilai-nilai luhur bangsa dalam seluruh program pengembangan.
“Pemimpin birokrasi yang kita harapkan adalah mereka yang berintegritas sesuai sila pertama dan kedua, mampu bekerja kolaboratif sebagaimana sila ketiga, mendengar serta melayani secara adil dalam sila keempat, dan berpihak pada keadilan serta kesejahteraan rakyat sesuai sila kelima,” imbuhnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan para pemimpin administrator yang tidak hanya cerdas secara manajerial, tetapi juga adaptif, bersih, dan responsif terhadap dinamika zaman.
“Latihan ini adalah investasi besar dalam pengembangan kapasitas diri dan kepemimpinan. Manfaatkan sebaik-baiknya demi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan 75 ini akan berlangsung mulai 18 Mei hingga 19 September 2025. Terhitung sejumlah 40 peserta mengikuti pelatihan dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dari Kanwil Kemenkum Jateng terdapat satu peserta yakni Deni Kristiawan yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum.
