
SEMARANG - Dalam Islam, Bulan Dzulhijjah adalah salah satu dari empat bulan yang dikenal sebagai "Bulan Haram" atau "Bulan Mulia". Pada Kajian Kamis Taqwa hari ini, Ustaz Iqbal Baswedan menjelaskan keistimewaan dari Bulan Dzulhijjah pada Kamis, (05/06) di Masjid Al-Hikmah Kantor Wilayah.
Ustaz Iqbal memaparkan bahwa semua amal dan ibadah yang dilaksanakan di dalam 4 bulan mulia tersebut, termasuk Bulan Dzulhijjah, bernilai lebih besar di sisi Allah SWT daripada dikerjakan atau dilaksanakan di luar bulan mulia tersebut.
"Tidak hanya ibadah, kebaikan yang dilakukan kepada sesama manusia juga termasuk. Seperti orang senyum kepada orang lain ketika bertemu itu berpahala, walaupun kita tidak tahu," terang Ustaz Iqbal.
"Bagaimana pun, kita tidak boleh meremehkan kebaikan sekecil apa pun dan juga tidak boleh meremehkan dosa sekecil apa pun," sambungnya.
Ia melanjutkan bahwa 10 hari di awal bulan Dzulhijjah sering dilupakan oleh kaum muslimin karena lebih menitikberatkan pada meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan saja.
"Padahal, jika kita melaksanakan amal dan ibadah pada 10 malam tersebut, kita bisa mendapatkan kebaikan-kebaikan dari Allah SWT sampai tahun depan," kata Ustaz Iqbal.
Melanjutkan kajiannya, Ustaz Iqbal menerangkan bahwa salah satu ibadah yang paling berkah di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah melakukan ibadah haji yang hukumnya wajib bagi yang mampu.
"Sementara itu, bagi yang belum mampu berangkat ibadah haji, maka ibadah yang bernilai sama adalah menyembelih hewan kurban," kata Ustaz Iqbal melanjutkan.
Pada 9 Dzulhijjah, lanjut Ustaz Iqbal, Puasa Arafah adalah ibadah yang memiliki keutamaan di mana pahalanya adalah dosa setahun yang lalu dan dosa setahun yang akan datang diampuni oleh Allah SWT.
Sementara itu, pada 10 Dzulhijjah, orang-orang yang berangkat ibadah haji berbondong-bondong melakukan lempar jumrah dan bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji melaksanakan Salat Idul Adha.
"Tidak hanya Allah SWT berikan (pahala) kepada orang yang bisa berangkat ibadah haji, namun juga Allah SWT berikan kepada orang-orang yang tidak bisa berangkat haji," jelas Ustaz Iqbal.
"Marilah kita manfaatkan bulan mulia ini untuk memperbanyak amal ibadah, memperkuat iman, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," pungkasnya.
