SEMARANG - Memasuki hari kedua Bazaar Ramadhan Fest, layanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah dibanjiri pengunjung, Jumat (21/03).
Terpantau, puluhan pengunjung gelaran yang dipusatkan di Halaman Gedung Gradhika Bhakti Praja berbondong-bondong mendatangi stan Layanan Kanwil Kemenkum Jawa Tengah.
Mereka melakukan konsultasi dengan tim yang bertugas terkait sertifikat merek, pendaftaran merek baru, pencatatan hak cipta, perpanjangan merek, hingga tentang perseroan perorangan.
Salah satu pengunjung stan Kanwil Kemenkum Jateng adalah Pramono. Penyandang disabilitas tunanetra dan juga Ketua Yayasan Difabel Hati Bapa ini telah menciptakan beberapa lagu dan pernah ditampilkan pada gelaran _Difable International_ di Kota lama Semarang.
Ia mendatangi stan Kanwil Kemenkum Jawa Tengah untuk melakukan konsultasi terkait pendaftaran hak cipta beberapa lagu ciptaannya. Dengan gamblang, tim Kanwil Kemenkum Jawa Tengah menjelaskan prosedur yang harus ia lewati.
Ditemui seusai melakukan konsultasi, Pramono merasa terbantu dengan kehadiran layanan Kanwil Kemenkum Jawa Tengah pada gelaran yang diselenggarakan oleh DWP Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini.
"Terima kasih tim Kanwil Kemenkum Jawa Tengah. Dengan konsultasi yang baru saja saya lakukan, saya sangat terbantu. Petugas juga sangat cakap dalam menjelaskan tahapan-tahapan yang harus dilakukan," terang Pramono.
"Semoga layanan Kanwil Kemenkum Jawa Tengah dapat terus hadir pada acara seperti ini," tutupnya.
Hal ini selaras dengan komitmen Kanwil Kemenkum Jawa Tengah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan mendekatkan layanan-layanannya kepada masyarakat luas.
Selain melayani pengunjung, tim Kanwil Kemenkum Jateng juga melakukan 'jemput bola' mendatangi stan-stan bazaar mempromosikan perlindungan Kekayaan Intelektual dan melakukan pengecekan terhadap merek yang dimiliki oleh pelaku usaha.