
SEMARANG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah kembali menggelar kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/02) di Masjid Al Hikmah ini menghadirkan Ustaz Zaenal Musta’in yang menyampaikan tausiah bertema Alquran sebagai pegangan hidup.
Dalam kultumnya, Ustaz Zaenal Musta’in mengawali ceramah dengan mengisahkan perjalanan hidup Wahsyi, mantan budak yang pernah membunuh paman Rasulullah SAW, namun kemudian masuk Islam dan bertaubat dengan sungguh-sungguh. Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa sebesar apa pun kesalahan seseorang di masa lalu, pintu taubat selalu terbuka.
“Kisah Wahsyi menunjukkan bahwa sebesar apa pun kesalahan masa lalu, taubat yang sungguh-sungguh dan berpedoman pada Al-Qur’an dapat mengubah seseorang menjadi pribadi yang lebih baik. Allah Maha Menerima Taubat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan tiga golongan umat Rasulullah dalam mewarisi Al-Qur’an.
Pertama, Zhalimun Linafsih, yaitu orang yang beriman namun masih sering mengabaikan kewajiban dan melakukan kemaksiatan. Golongan ini akan menghadapi hisab yang ketat, namun tidak kekal di neraka karena masih memiliki iman, dengan nasib akhir bergantung pada ampunan Allah SWT.
Kedua, Muqtashid, yakni golongan pertengahan yang melaksanakan kewajiban dan menjauhi dosa besar, meskipun terkadang meninggalkan amalan sunnah atau melakukan perkara makruh. Golongan ini akan mendapatkan hisaban yasira (hisab yang ringan) sebelum akhirnya masuk surga.
Ketiga, Sabiqum bil Khairat, yaitu mereka yang terdepan dalam kebaikan. Golongan ini senantiasa melaksanakan kewajiban, memperbanyak amalan sunnah, serta menjauhi segala bentuk larangan. Dengan izin Allah SWT, mereka akan memperoleh kemudahan dan masuk surga sebagai bentuk karunia-Nya.
Di akhir tausiah, Ustaz Zaenal Musta’in mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan keimanan dan mengharapkan syafaat agar kelak termasuk golongan yang mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT.
“Marilah kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, memperbanyak amal kebaikan, dan terus memohon ampunan kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” pungkasnya.
Kegiatan kultum ini menjadi bagian dari upaya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah dalam membangun atmosfer spiritual yang lebih kuat di lingkungan kerja selama bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat kebersamaan dan meningkatkan kualitas keimanan seluruh pegawai.
#NyamanBersama
#KementerianHukum
#KemenkumJateng
#LayananHukumMakinMudah
