
SEMARANG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah kembali menggelar kegiatan Kamis Taqwa sebagai sarana pembinaan rohani bagi para pegawai, Kamis (16/04). Pada kesempatan kali ini, kajian membedah tema mendalam mengenai "Taqwa dalam Perspektif Akhlak dan Adab".
Dalam tausiyahnya, Ustadz Kholis Nur Mujahid menekankan bahwa ketaqwaan sejati bukan sekadar menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT, melainkan harus tercermin nyata dalam etika sehari-hari.
"Ilmu akhlak adalah tentang etika, di mana seseorang berusaha menghiasi diri dengan etika yang baik dan menjauhkan diri dari etika yang buruk. Hal ini menjadi fondasi penting bagi kita sebagai pegawai untuk senantiasa berperilaku terpuji, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan pribadi," ujar Ustadz Kholis.
Lebih lanjut, ia memaparkan definisi taqwa sebagai kepatuhan dalam menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya, baik dalam keadaan sendiri maupun di tengah keramaian. Orang yang bertaqwa dijanjikan balasan surga yang luasnya seluas langit dan bumi dengan ciri utama mampu menahan amarah, pemaaf, serta konsisten bersedekah di kala lapang maupun sempit.
Ustadz Kholis kemudian mengutip pemikiran Imam Ali bin Abi Thalib mengenai empat pilar ketaqwaan, yaitu rasa takut kepada Allah, mengamalkan Al-Qur'an, memiliki sifat qanaah atau merasa cukup atas rezeki yang ada, serta senantiasa menyiapkan bekal untuk akhirat.
"Taqwa yang benar akan membuat kita tetap jujur dan amanah. Dengan menjaga kemuliaan akhlak tersebut, besar harapan kita semua dapat termasuk ke dalam golongan umat yang dirindukan Rasulullah SAW karena senantiasa meneladani akhlak beliau," tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Jateng diberikan kekuatan untuk menjaga integritas.
"Semoga kita bisa
mempertahankan ketaqwaan kita secara konsisten sampai kita wafat dalam keadaan husnul khotimah," pungkasnya.
Melalui kegiatan Kamis Taqwa ini, Kanwil Kemenkum Jateng berkomitmen untuk terus memperkuat karakter pegawai melalui pendekatan spiritual demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih berkualitas dan berintegritas.
