
Semarang – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah mengikuti kegiatan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Kalimantan Selatan secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (30/01).
Kegiatan peresmian tersebut dipusatkan di Banjarbaru dan dihadiri langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, serta Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman. Dari Jawa Tengah, kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, termasuk Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv P3H) Delmawati serta Pegawai Jabatan Fungsional Penyuluh Hukum.
Dalam sambutannya, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa kehadiran Pos Bantuan Hukum merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperluas akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Bahwa kehadiran Posbankum menterjemahkan apa yang Bapak Presiden inginkan bahwa semua lapisan masyarakat baik yang di bawah maupun yang di atas harus mendapatkan keadilan substantif, bukan keadilan prosedural,” ujar Supratman Andi Agtas.
Lebih lanjut, Menteri Hukum menegaskan bahwa Pos Bantuan Hukum diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan hukum yang mudah diakses, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam menjamin kepastian hukum yang berkeadilan.
Sementara itu, jajaran Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah menyambut baik peresmian tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan hukum nasional yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan hukum di daerah.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan strategis Kementerian Hukum dalam menghadirkan pelayanan hukum yang berdampak nyata, memperluas akses keadilan, serta membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berintegritas demi terwujudnya masyarakat yang sadar hukum dan berkeadilan.
#kementerianhukum #layananhukummakinmudah #kemenkumjateng
