
SEMARANG- Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng bersama Balai Diklat Hukum dan HAM Jateng menggelar Pelatihan Teknis Latihan Kerja dan Kegiatan Kerja Produksi bertempat di Aula Yasonna Badiklat, Senin (13/11).
Kepala Divisi Administrasi Hajrianor mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu pengembangan kompetensi untuk pegawai Kemenkumham khususnya yang bertugas di Lapas dan Rutan.
"Dalam melakukan pembinaan terhadap narapidana di perlukan suatu pemberdayaan untuk memperoleh perubahan yang lebih baik dan bermanfaat," katanya saat membuka kegiatan.
"Wajib pula dimengerti dan diperhatikan terkati faktor-faktor yang mempengaruhi proses implementasi program bimbingan kerja," tambahnya.
Hajrianor melanjutkan, petugas Lapasdan Rutan memiliki tanggung jawab membuat kegiatan pembinaan kemandirian di pemasyarakatan berjalan efektif dan efisien.
Hal itu penting sebab dengan pembinaan yang baik akan menghasilkan warga binaan yang mandiri dan mampu bersaing di dunia usaha dan tenaga kerja.
"Wajib pula dimengerti dan diperhatikan terkati faktor-faktor yang mempengaruhi proses implementasi program bimbingan kerja dalam pemberdayaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan," tuturnya.
Ia berharap melalui pelatihan ini seluruh peserta dapat menyerap ilmu dengan baik dan bersungguh-sungguh.
Karena pengetahuan yang didapatkan bisa dibagikan melalui transfer knowledge kepada rekan-rekan di jajaran di satker masing-masing.
"Bapak Ibu seluruh peserta Pelatihan, kiranya setelah mengikuti pelatihan dapat memberikan ide-ide terbaik," ujarnya.
"Menjadikan pelatihan kali ini untuk memantik pembaruan dan inovasi sehingga dapat memperkaya program-program kegiatan kerja di UPT masing-masing," tutup Hajrianor.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Plt Kepala Bagian Umum Toni Sugiarto, dan Kepala Badiklat Kaswo.
